3/02/2017

Cara Memindahkan Foto dan Video dari Kamera DSLR ke Notebook, Netbook, PC, Flashdisk atau Hardisk External



Ketika kalian menggunakan sebuah kamera digital misalnya kamera DSLR untuk mengambil foto, otomatis file hasil jepretan kamera tersebut akan di simpan pada memory. Biasanya memory yang digunakan adalah memory external (silahkan baca jenis memory external). Kita ambil contoh adalah memory SDHC seperti yang saya gunakan sekarang ini. Kapasitas memory external berbeda – beda, mulai dari 8 GB, 16 GB, 32 GB dan seterusnya mencapai ratusan GB bahkan TB, kalian bisa cek langsung kapasitas memory yang kalian miliki pada cover memory card-nya.
 
Cara memindahkan Foto dan Video dari memory card kamera DSLR ke Komputer (Notebook, Netbook, PC), Flashdisk dan Harddisk External dengan menggunakan kabel USB bawaan kamera maupun dengan cara melepas SD Card dari kamera dan di masukkan ke dalam port yang tersedia pada Laptop atau kalau tidak ada dengan bantuan Card Reader.


Semakin tinggi kapasitas memory yang digunakan maka semakin banyak pula foto dan video yang bisa disimpan. Rata – rata foto yang dihasilkan kamera DSLR dengan fomat RAW lebih dari 5 MB per foto, tergantung dari settingan kualitas fotonya. Foto yang tersimpan pada memory card bisa dipindahkan ke media lain seperti PC, Notebook, Netbook, Flashdisk atau Hardisk External. Yang jadi pertanyaan adalah bagaimana cara memindahkan foto tersebut?

Untuk memindahkannya, dibutuhkan beberapa perangkat yaitu :

  • Laptop (Notebook atau Netbook) atau PC dengan spesifikasi standard atau yang disarankan OS minimal Windows 7 32bit/ 64bit, RAM minimal 2 GB.
  • Kabel USB bawaan Kamera DSLR.
  • Card Reader (Bila menggunakan PC bila menggunakan Laptop tidak diperlukan asal ada port SD Card)

Ada 2 cara memindahkan Foto dan Video dari kamera DSLR ke Laptop atau PC yaitu : 

  1. Langsung, denga menghubungkan kamera DSLR ke Laptop atau PC dengan media kabel USB kamera. 
  2. Tidak Langsung, dengan cara mencopot memory card langsung dari kamera kemudian dimasukkan ke port SD Card pada laptop atau Card Reader.
Baiklah langsung saja Saya bahas kedua cara tersebut satu persatu agar kalian bisa memahami dan mempraktekannya di rumah.


Secara Langsung

Yang pertama kali dilakukan pada cara ini adalah dengan membuka karet penutup port USB pada kamera DSLR, biasanya terletak pada bagian samping. Kalau yang standar Canon terdapat 3 port yaitu yang pertama port berbentuk bulat adalah untuk kabel remote shutter, port kedua adalah untuk HDMI dan yang ketiga adalah port USB.

Karet penutup port USB pada kamera Canon
Karet penutup port USB pada kamera Canon
 
Terdapat 3 port pada kamera DSLR Canon, yaitu untuk remote shutter, HDMI dan USB
Terdapat 3 port pada kamera DSLR Canon, yaitu untuk remote shutter, HDMI dan USB
Tidak usah khawatir salah colok karena lubang port ketiganya berbeda dari segi bentuk dan ada namanya. Kemudian colokkan kabel USB yang ujungnya kecil ke kamera dan ujung satunya lagi di colokkan ke port USB pada Laptop (Port ini terletak disisi Laptop atau kalau di PC berada di depan atau belakangnya).

Kabel USB kamera DSLR Canon
Kabel USB kamera DSLR Canon



Colokkan kabel USB yang ujungnya kecil pada port kamera DSLR
Colokkan kabel USB yang ujungnya kecil pada port kamera DSLR



Hubungkan ujung USB dari kamera DSLR ke port USB Laptop
Hubungkan ujung USB dari kamera DSLR ke port USB Laptop

Power pada kamera dalam posisi ON
Power pada kamera dalam posisi ON

Setelah kabel USB tercolok atau dengan kata lain 2 perangkat sudah terhubung melalui perantara kabel, jangan sampai lupa untuk menyalakan power ON pada kamera kalian. Setelah ON, otomatis SD Card pada kamera akan terbaca oleh Laptop atau PC. Untuk memastikan apakah benar sudah terbaca atau belum, buka windows Explorer dengan cara klik kanan pada tombol Start pada Windows kalian dan pilih sekaligus klik Open Windows Explorer.

Cara mengecek apakah memory card pada Kamera DSLR sudah terbaca oleh Komputer
Cara mengecek apakah memory card pada Kamera DSLR sudah terbaca oleh Komputer

Coba kalian lihat pada bagian Computer paling bawah setelah drive partisi Laptop kalian, biasanya disitu terbaca jenis kamera DSLR yang kalian gunakan. Sebagai contoh di sini saya gunakan kamera Canon EOS 1100D. Lalu dimana letak foto atau videonya? Tidak usah panik, kalian klik jenis kamera kalian, kemudian lihat pada window sebelah kanan seperti gambar di bawah ini.

Kamera terdeteksi oleh Laptop
Kamera terdeteksi oleh Laptop
 
Folder yang terdapat pada SD Card tempat tersimpannya foto dan video
Folder yang terdapat pada SD Card tempat tersimpannya foto dan video
 
Foto dan Video yang tersimpan dalam SD Card kamera DSLR yang terbaca pada Laptop
Foto dan Video yang tersimpan dalam SD Card kamera DSLR yang terbaca pada Laptop

 

Secara Tidak Langsung

Cara yang satu ini dilakukan dengan mencopot SD Card yang ada pada kamera DSLR kalian. Cara melepas SD Card atau memory card dari kamera sangat mudah, hal pertama yang harus kalian lakukan adalah mencari tutup tempat dipasangnya SD Card, pada umumnya terletak pada bagian bawah kamera, bersebelahan dengan tempat Baterai kamera. Namun pada beberapa type kamera lainnya, letak SD Card dan Baterai terpisah, silahkan gunakan buku petunjuk yang disertakan di dalam box ketika kalian membeli kamera tersebut. Cabut memory card tersebut dengan menekannya terlebih dahulu untuk membuka kunci, setelah itu baru dicabut dari tempatnya.

Cara melepas memory card kamera DLSR
Cara melepas memory card kamera DLSR
 
Periksa port SD Card pada Laptop kalian, tidak semua Laptop memiliki port ini, biasanya untuk jenis Netbook tidak ada. Bila memang tidak ada silahkan gunakan Card Reader. Masukkan SD Card ke port SD Card pada Laptop, tekan hingga terdengar bunyi “klik”. Setelah pemasangan dilakukan dengan benar maka SD Card tersebut otomatis terbaca (muncul seperti pop up AUTOPLAY). Untuk membukanya tinggal klik Open folder to view files. Setelah itu terbuka windows explorer seperti gambar berikut.

Port SD Card pada Laptop
Port SD Card pada Laptop
 
Auto Play ketika SD Card dimasukkan kedalam port Laptop
Auto Play ketika SD Card dimasukkan kedalam port Laptop
Setelah SD Card terbaca muncul 2 folder yaitu DCIM dan MSC
Setelah SD Card terbaca muncul 2 folder yaitu DCIM dan MSC

Untuk meng-copy foto atau video ke Flashdisk atau Hardisk External caranya mudah, tinggal pilih foto yang akan di copy (tekan ctrl+klik foto yang dipilih) kemudian klik kanan – copy, paste pada Flashdisk atau Harddisk kalian yang sebelumnya sudah dihubungkan ke port Laptop. Mudah bukan cara melakukan pemindahan data Foto dan Video dari kamera DSLR ke perangkat lainnya

Cara di atas memang mudah bagi yang sudah terbiasa, namun gimana jadinya apabila memory card kamera kita terdapat keterangan error atau format? Padahal kalian belum sempat memindahkan foto atau video kalian ke perangkat lain. Hal ini akan saya bahas pada artikel selanjutnya, karena ada beberapa metode yang harus dilakukan dan membutuhkan software tambahan yang harus kalian download terlebih dahulu. Demikian artikel saya kali ini, semoga bermanfaat bagi kalian, Terima kasih.



2/11/2017

DRONE CANGGIH DJI PHANTOM 4 SERIES, STANDAR DAN PRO LENGKAP DENGAN HARGA SERTA SPESIFIKASI


Teknologi Drone saat ini sudah semakin maju dan telah digunakan oleh semua lapisan masyarakat maupun institusi atau perusahaan yang berkepentingan, contohnya perusahaan pertelevisian. Sekarang ini, hampir semua pengambilan gambar (video) melalui udara diambil dengan bantuan Drone ini, selain lebih efisien juga lebih mudah untuk pengambilan gambar dari berbagai sudut. Dengan semakin boomingnya penggunaan Drone, para produsen peralatan ini berlomba – lomba untuk memproduksi Drone dengan spesifikasi yang berbeda – beda. Salah satu yang bisa dibilang sebagai pelopornya adalah perusahaan DJI. DJI memperkenalkan seri PHANTOM, baik itu PHANTOM 1, PHANTOM 2, PHANTOM 3 dan yang terbaru untuk saat ini adalah PHANTOM 4 yang di perkenalkan tahun 2016 lalu. DJI PHANTOM 4 Series ini lah yang akan saya bahas pada artikel kali ini.

Dji Phantom 4 Series paling baru. Terdiri dari dua versi yaitu standar dengan harga Rp 15 Jutaan dan PRO dengan harga Rp 20 Jutaan. Memiliki design baru yang berbeda dengan versi -versi sebelumnya. Memiliki beberapa fitur  dan mode diantaranya tap view, multiple flight modes, Intellegent flight modes, active track. Drone ini dibekali dengan kamera 20 Megapixel dengan sensor CMOS.
Dji Phantom 4 Series paling baru. Terdiri dari dua versi yaitu standar dengan harga Rp 15 Jutaan dan PRO dengan harga Rp 20 Jutaan. Memiliki design baru yang berbeda dengan versi -versi sebelumnya. Memiliki beberapa fitur  dan mode diantaranya tap view, multiple flight modes, Intellegent flight modes, active track. Drone ini dibekali dengan kamera 20 Megapixel dengan sensor CMOS.

DESIGN LUAR

Warna putih masih mendominasi seperti pada Drone seri sebelumnya. Kalau diperhatikan ada yang hilang, yaitu warna gelang pada 4 bagian yang mengarah ke baling – baling, bisa dilihat perbedaannya seperti gamar di bawah ini.

Sebelah kiri Phantom 4 dan kanan Phantom 3

Pada bagian body minus lubang udara, kalau dilihat dari atas sama persis dengan versi sebelumnya Cuma perbedaannya ada pada lubang itu.

Dji Phantom 4 tanpa lubang sirkulasi dan Dji Phantom 3 banyak lubang sirkulasi udara

Kita lihat pada bagian bawah body, pada seri sebelumnya terdapat 4 buah indikator lampu merah dan hijau yang letaknya pada batang ke arah baling – baling dan berbentuk memanjang, namun pada terbaru ini penempatan 4 buah lampu indikator tersebut berada tepat di bawah poros baling – baling dan bentuk lampunya bulat.

Perbedaan Indikator lampu pada phantom 4 dan versi sebelumnya

Masih pada bagian bawah, mari kita lihat bagian bracket kameranya, pada seri sebelumya bracket tempat diletakkannya kamera terlihat sangat jelas sehingga terkesan kurang rapih. Pada DJI Phantom 4 ini, bracketnya tidak terlihat lagi,sudah lebih efisien dan ditutup body.

Kamera Dji Phantom 4 sebelah kanan dan versi dibawahnya

MATERIAL

Kerangka Phantom 4 ini terbuat dari magnesium yang dapat mengurangi berat sekaligus menjaga kestabilan pada kecepatan maksimum serta meminimalkan getaran. Desain material baru ini meningkatkan keseimbangan, sehingga lebih lincah saat digunakan.

Material Phantom 4

MULTIPLE FLIGHT MODES

Dji Phantom 4 cukup fleksibel untuk terbang dalam kondisi apapun. Dalam posisi Mode, Kalian dapat menggunakan satelit dan Vision Positioning, TapFly, ActiveTrack dan Intelligent Flight Modes. Sport Mode menambahkan kelincahan dan kecepatan extra, mencapai 45mph (72kph) dengan mempertahankan sistem satelit dan Vision Positioning. Atti Mode mempertahankan ketinggian Phantom tetapi me-nonaktif-kan posisi satelit sehingga ideal untuk menghasilkan gerakan halus dalam pembuatan film.

TERBANG LEBIH JAUH DAN LAMA

Motor penggerak baling – baling sangat efisiensi dan dirancang khusus dengan baterai kapasitas besar mencapai 5.350 mAh, Dji Phantom 4 ini mampu terbang dalam kurun waktu 28 menit.Managemen daya yang terpadu, kemampuan pengisian daya yang seimbang ditambah dengan perlindungan smart charge and discharge, menjaga baterai mudah untuk diisi dan siap untuk terbang pada kapasitas maksimum. Teknologi Lightbridge yang terintegrasi memungkinkan Kita untuk melihat apa yang Phantom lihat melalui kameranya dengan kualitas HD 720p sampai dengan 3.1mi.

SENESE AND AVOID

Kita semua menggunakan mata kita untuk melihat dan berinteraksi dengan Dunia. Obstacle Sensing System memberikan Phantom 4 itu sepasangan mata sendiri, yang digunakan untuk melihat objek dalam tiga dimensi. Pada Normal Mode jika melihat kendala sebuah objek mendekat, maka akan berhenti dan tetap melayang. Dalam TapFly, ActiveTrack dan Smart Return Home Mode itu akan menghindari rintangan, atau diarahkan untuk menghindari tabrakan. Hal ini juga memberikan peringatan sehingga kalian selalu tahu apa yang terjadi dengan Phantom. Pada bagian bawah body terdapat modul Vision Positioning dengan dual kamera dan sensor ultrasonic ganda untuk memberikan akurasi posisi, lima kali lebih banyak dari sistem sebelumnya. Ketika digunakan di dalam ruangan, GPS pada Phantom dapat digunakan sehingga seperti memberikan pengalaman terbang, memberikan kepercayaan diri yang kalian butuhkan untuk terbang di dalam ruangan.

Sensor pada phantom 4
Sensor pada phantom 4

TAPFLY

Dalam Mode TapFly, yang harus Kalian lakukan agar Drone bisa terbang adalah tap (tekan) pada layar smartphone atau tablet. Untuk mengubah arah penerbangan, Kalian cukup menekan layar untuk terbang ke arah mana saja. Terbang menggunakan stick kontrol dan mempertahankan ketinggian, arah dan kecepatan dapat memberikan tantangan, sehingga TapFly mengambil alih semua kontrol ini ketika Kalian tinggalkan untuk fokus pada  area shooting. Menggunakan Obstacle Sensing System, Phantom 4 bisa terbang ketempat yang mungkin Kalian belum pernah kunuungi sebelumnya, untuk membuat rekaman yang dinamis dan inspiratif. Melalui DJI GO Kalian juga dapat mengaktifkan Smart Return Home yang memungkinkan Phantom untuk menghindari rintangan ketika kembali.

Tapfly phantom 4

ACTIVETRACK

ActiveTrack membuat fiksi ilmiah menjadi kenyataan. Kemanapun Kalian berlari, mengemudi, arung jeram (rafting) dll, Phantom 4 menggunakan kombinasi canggih dari computer vision, pengenalan obyek dan mesin belajar untuk melacak kemanapun kalian pergi. Mengitari objek yang bergerak hanya bisa dilakukan oleh seorang pilot, tetapi sekarang semua orang bisa melakukannya hanya dengan jentikan ibu jari. Selama ActiveTrack berjalan, Obstacle Avoidance juga, sehingga akan memutuskan apakah harus terus mengikuti, menghindari rintangan atau hanya berhenti.

Activetrack phantom 4
Activetrack phantom 4

PERFORMA KAMERA YANG TINGGI

Menangkap momen yang berlangsung sepanjang hidup Kalian atau membuat film udara ke tingkat yang lebih tinggi dengan kecanggihan kamera Phantom 4, menampilkan 4K video capture pada 30 frame per detik dan Full HD 1080p pada 120 frame per detik untuk slow motion yang halus. Lensa aspherical dengan 94 ° field of view (FOV) mengurangi distorsi sampai 36% dan chromatic aberration  56% jika dibandingkan dengan Phantom 3. Panjang hyperfocal mencapai satu meter memungkinkan Kalian untuk lebih dekat dengan objek dan lebih focus dengan objeknya.

Kamera dengan sensor CMOS Phantom 4
Kamera dengan sensor CMOS Phantom 4

PROFESSIONAL POST PRODUCTION

Sebanyak 10 profil warna yang tersedia untuk memberikan tampilan yang Kalian butuhkan atau data gambar yang Kalian inginkan. Range ini dari Mode Vivid yang menguatkan warna dan kontras untuk membuat video yang terlihat luar biasa tanpa pengolahan tambahan (editing), Cine-D dan D-Log Modes menawarkan rekaman dengan rentang dinamis tinggi untuk profesional, memberikan ruang warna terbaik untuk produksi. Kekuatan untuk mengedit juga penting untuk fotografi profesional, sehingga Phantom 4  tidak hanya membanggakan foto dengan kamera 20 Megapixel tetapi juga Adobe DNG dukungan RAW serta profil lensa dibangun langsung ke ke Adobe Lightroom dan Photoshop jadi lebih mudah untuk melakukan editing denga produk ADOBE.

INTEGRATED GIMBAL

Kamera Phantom 4 ini dilengkapi dengan sistem stabilisasi kamera terbaru. Menampilkan struktur u-frame yang dirancang khusus yang menyediakan stabilisasi yang lebih baik. Gerakannya dikendalikan oleh Unit Gimbal Control yang selalu berkomunikasi baik dengan gimbal Inertial Measurement Unit dan pengendali penerbangan Phantom 4 ini sehingga dapat mempersiapkan diri untuk gerakan Phantom 4 sebelum dikendalikan. Keakuratan Gimbal ini mencapai ± 0.03 °, digabungkan dengan rancangan peredam, memastikan rekaman sinematik mulus.

Sebenarnya ada 2 Versi Dji Phantom 4 Series ini yaitu Dji Phantom 4 dan Dji Phantom 4 PRO. Dari segi harga keduanya sudah pasti ditawarkan dengan harga yang berbeda, untuk yang standar kurang lebih harganya Rp 15 Juta dan yang PRO harganya kisaran Rp 20 Juta (harga berdasarkan beberapa online shop ternama di Indonesia). Apa perbandingan kedua seri DJI Phantom 4 ini, saya tampilkan spesifikasi lengkapnya pada table dibawah ini :

Phantom 4 standar vs Phantom 4 PRO
Phantom 4 Standar vs Phantom 4 PRO

FITUR
PHANTOM 4
PHANTOM 4 PRO
AIRCRAFT
Weight (Battery & Propellers Included)
1380 g
1388 g
Diagonal Size (Propellers Excluded)                
350 mm
350 mm
Max Ascent Speed
S-mode: 6 m/s
S-mode: 6 m/s
P-mode: 5 m/s
Max Descent Speed
S-mode: 4 m/s
S-mode: 4 m/s
P-mode: 3 m/s
Max Speed
S-mode: 20 m/s
S-mode: 45 mph (72 kph)
A-mode: 36 mph (58 kph)
P-mode: 31 mph (50 kph)
Max Tilt Angle
S-mode: 42°
A-mode: 35°
P-mode: 15°
S-mode: 42°
A-mode: 35°
P-mode: 25°
Max Angular
S-mode: 200°/s
S-mode: 250°/s
Speed
A-mode: 150°/s
A-mode: 150°/s
Max Service Ceiling Above Sea Level
19685 feet (6000 m)
19685 feet (6000 m)
Max Flight Time
Approx. 28 minutes
Approx. 30 minutes
Operating Temperature Range
32° to 104°F (0° to 40°C)
32° to 104°F (0° to 40°C)
Satellite Positioning Systems
GPS/GLONASS
GPS/GLONASS
Hover Accuracy Range
Vertical:
±0.1 m (with Vision Positioning)
±0.5 m (with GPS Positioning)
Horizontal:
±0.3 m (with Vision Positioning)
±1.5 m (with GPS Positioning)
Vertical:
±0.1 m (with Vision Positioning)
±0.5 m (with GPS Positioning)
Horizontal:
±0.3 m (with Vision Positioning)
±1.5 m (with GPS Positioning)
GIMBAL
Stabilization
3-axis (pitch, roll, yaw)
3-axis (pitch, roll, yaw)
Controllable Range
Pitch: -90° to +30°
Pitch: -90° to +30°
Max Controllable Angular Speed
Pitch: 90°/s
Pitch: 90°/s
Angular Control Accuracy
±0.02°
±0.02°
VISION SYSTEM
Vision System
Forward Vision System
Downward Vision System
Forward Vision System
Backward Vision System
Downward Vision System
Velocity Range
≤10 m/s (2 m above ground)
≤31 mph (50 kph) at 6.6 ft (2 m) above ground
Altitude Range
0 - 33 feet (0 - 10 m)
0 - 33 feet (0 - 10 m)
Operating Range
0 - 33 feet (0 - 10 m)
0 - 33 feet (0 - 10 m)
Obstacle Sensory Range
2 - 49 feet (0.7 - 15 m)
2 - 98 feet (0.7 - 30 m)
FOV
Forward: 60°(Horizontal), ±27°(Vertical)
Downward: 70°(Front and Rear), 50°(Left and Right)
Forward: 60°(Horizontal), ±27°(Vertical)
Backward: 60°(Horizontal), ±27°(Vertical)
Downward: 70°(Front and Rear), 50°(Left and Right)

Measuring Frequency
Forward: 10 Hz
Downward: 20 Hz
Forward: 10 Hz
Backward: 10 Hz
Downward: 20 Hz

Operating Environment
Surface with clear pattern and adequate lighting (lux>15)
Surface with clear pattern and adequate lighting (lux>15)
INFRARED SENSING SYSTEM
Obstacle Sensory Range
-
0.6 - 23 feet (0.2 - 7 m)
FOV
-
70° (Horizontal), ±10° (Vertical)
Measuring Frequency
-
10 Hz
Operating Environment
-
Surface with diffuse reflection material, and reflectivity > 8% (such as wall, trees, humans, etc.)
CAMERA
Sensor
1/2.3” CMOS
Effective pixels:12.4 M
1’’ CMOS
Effective pixels: 20M
Lens
FOV 94° 20 mm (35 mm format equivalent) f/2.8 focus at ∞
FOV 84° 8.8 mm/24 mm (35 mm format equivalent) f/2.8 - f/11 auto focus at 1 m - ∞
ISO Range
100-3200 (video)
100-1600 (photo)
Video:
100 - 3200 (Auto)
100 - 6400 (Manual)
Photo:
100 - 3200 (Auto)
100- 12800 (Manual)
Electronic Shutter Speed
8 - 1/8000 s
8 - 1/8000 s
Image Size
4000×3000
3:2 Aspect Ratio: 5472 × 3648
4:3 Aspect Ratio: 4864 × 3648
16:9 Aspect Ratio: 5472 × 3078
Still Photography Modes
Single shot
Burst shooting: 3/5/7 frames
Auto Exposure Bracketing (AEB): 3/5 bracketed frames at 0.7 EV Bias
Timelapse
HDR
Single Shot
Burst Shooting: 3/5/7/10/14 frames
Auto Exposure Bracketing (AEB): 3/5 bracketed frames at 0.7 EV Bias
Interval: 2/3/5/7/10/15/20/30/60 s
Video Recording Modes
UHD: 4096×2160 (4K) 24 / 25p
3840×2160 (4K) 24 / 25 / 30p
2704×1520 (2.7K) 24 / 25 / 30p
FHD: 1920×1080 24 / 25 / 30 / 48 / 50 / 60 / 120p
HD: 1280×720 24 / 25 / 30 / 48 / 50 / 60p
H.265
C4K:4096×2160 24/25/30p @100Mbps
4K:3840×2160 24/25/30p @100Mbps
2.7K:2720×1530 24/25/30p @65Mbps
2.7K:2720×1530 48/50/60p @80Mbps
FHD:1920×1080 24/25/30p @50Mbps
FHD:1920×1080 48/50/60p @65Mbps
FHD:1920×1080 120p @100Mbps
HD:1280×720 24/25/30p @25Mbps
HD:1280×720 48/50/60p @35Mbps
HD:1280×720 120p @60Mbps

H.264
C4K:4096×2160 24/25/30/48/50/60p @100Mbps
4K:3840×2160 24/25/30/48/50/60p @100Mbps
2.7K:2720×1530 24/25/30p @80Mbps
2.7K:2720×1530 48/50/60p @100Mbps
FHD:1920×1080 24/25/30p @60Mbps
FHD:1920×1080 48/50/60 @80Mbps
FHD:1920×1080 120p @100Mbps
HD:1280×720 24/25/30p @30Mbps
HD:1280×720 48/50/60p @45Mbps
HD:1280×720 120p @80Mbps
Max Video Bitrate
60 Mbps
100 Mbps
Supported File Systems
FAT32 (≤32 GB); exFAT (>32 GB)
FAT32 (≤32 GB); exFAT (>32 GB)
Photo
JPEG, DNG (RAW)
JPEG, DNG (RAW), JPEG + DNG
Video
MP4, MOV (MPEG-4 AVC/H.264)
MP4/MOV (AVC/H.264; HEVC/H.265)
Supported SD Cards
Micro SD
Max capacity: 64 GB
Class 10 or UHS-1 rating required
Micro SD
Max Capacity: 128GB
Write speed ≥15MB/s, Class 10 or UHS-1 rating required
Operating Temperature Range
32° to 104°F (0° to 40°C)
32° to 104°F (0° to 40°C)
Mechanical Shutter Speed
-
8 - 1/2000 s
PIV Image Size
-
4096×2160
3840×2160
2720×1530
1920×1080
1280×720
REMOTE CONTROLLER
Operating Frequency
2.400 - 2.483 GHz
2.400 - 2.483 GHz and 5.725 - 5.825 GHz
Max Transmission Distance
FCC Compliant: 3.1 mi (5 km)
CE Compliant: 2.2 mi (3.5 km)
(Unobstructed, free of interference)
2.400 - 2.483 GHz (Unobstructed, free of interference)
FCC: 4.3 mi (7 km)
CE: 2.2 mi (3.5 km)
SRRC: 2.5 mi (4 km)
5.725 - 5.825 GHz (Unobstructed, free of interference)
FCC: 4.3 mi (7 km)
CE: 1.2 mi (2 km)
SRRC: 3.1 mi (5 km)
Operating Temperature Range
32° to 104°F (0° to 40°C)
32° to 104°F (0° to 40°C)
Battery
6000 mAh LiPo 2S
6000 mAh LiPo 2S
Transmitter Power (EIRP)
FCC: 23 dBm
CE: 17 dBm
2.400 - 2.483 GHz
FCC: 26 dBm
CE: 17 dBm
SRRC: 20 dBm
5.725 - 5.825 GHz
FCC: 28 dBm
CE: 14 dBm
SRRC: 20 dBm
Operating Current/Voltage
1.2 A@7.4 V
1.2 A@7.4 V
Video Output Port
USB
GL300E: HDMI
GL300F: USB
Mobile Device Holder
Tablets and smart phones
GL300E: Built-in display device (5.5 inch screen, 1920×1080, 1000 cd/m2, Android system, 4 GB RAM16 GB ROM)
GL300F: Tablets and smart phones
CHARGER
Voltage
17.4 V
17.4 V
Rated Power
100 W
100 W
INTELLIGENT FLIGHT BATTERY
Capacity
5350 mAh
5870 mAh
Voltage
15.2 V
15.2 V
Battery Type
LiPo 4S
LiPo 4S
Energy
81.3 Wh
89.2 Wh
Net Weight
462 g
468 g
Charging Temperature Range
41° to 104°F (5° to 40°C)
41° to 104°F (5° to 40°C)
Max Charging Power
100 W
100 W
APP / LIVE VIEW
Mobile App
DJI GO
DJI GO 4
Live View Working Frequency
2.4 GHz ISM
2.4 GHz ISM, 5.8 GHz ISM
Live View Quality
720P @ 30fps
720P @ 30fps
Latency
220ms (depending on conditions and mobile device)
Phantom 4 Pro: 220 ms (depending on conditions and mobile device)
Phantom 4 Pro +
160 - 180 ms
Required Operating Systems
iOS 8.0 or later
Android 4.1.2 or later
iOS 9.0 or later
Android 4.4.0 or later
Recommended Devices
iOS:
iPhone 5s, iPhone 6, iPhone 6 Plus, iPhone 6s, iPhone 6s Plus, iPod touch 6, iPad Pro, iPad Air, iPad Air Wi-Fi + Cellular, iPad mini 2, iPad mini 2 Wi-Fi + Cellular, iPad Air 2, iPad Air 2 Wi-Fi + Cellular, iPad mini 3, iPad mini 3 Wi-Fi + Cellular, iPad mini 4, and iPad mini 4 Wi-Fi + Cellular. This app is optimized for iPhone 5s, iPhone 6, iPhone 6 Plus, iPhone 6s and iPhone 6s Plus.

Android:
Samsung tabs 705c, Samsung S6, Samsung S5, Samsung NOTE4, Samsung NOTE3, Google Nexus 9, Google Nexus 7 II, Ascend Mate7, Huawei Mate 8, Nubia Z7 mini, SONY Xperia Z3, MI 3, MI PAD
*Support for additional Android devices available as testing and development continues.
iOS:
iPhone 5s, iPhone SE, iPhone 6, iPhone 6 Plus, iPhone 6s, iPhone 6s Plus, iPhone 7, iPhone 7 Plus, iPad Air, iPad Air Wi-Fi + Cellular, iPad mini 2, iPad mini 2 Wi-Fi + Cellular, iPad Air 2, iPad Air 2 Wi-Fi + Cellular, iPad mini 3, iPad mini 3 Wi-Fi + Cellular, iPad mini 4 and iPad mini 4 Wi-Fi + Cellular.
This app is optimized for iPhone 7, iPhone 7 Plus.

Android:
Samsung tabs 705c, Samsung S6, Samsung S5, Samsung NOTE4, Samsung NOTE3, Google Nexus 6p, Nexus 9, Google Nexus 7 II, Ascend Mate7, Huawei P8 Max, Huawei Mate 8, LG V20, Nubia Z7 mini, Sony Xperia Z3, MI 3, MI PAD, Smartisan T1.
*Support for additional devices available as testing and development continues.