2/10/2015

Istilah atau Sebutan Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Fotografi


Dalam ilmu fotografi, kita akan mengenal beberapa istilah yang lazimnya digunakan dan mungkin terdengar asing di telinga kita yang masih awam dan baru belajar fotografi. Seiring perkembangan ilmu fotografi, ada beberapa istilah yang bisa dikatakan wajib kita gunakan ketika kita menekuni dunia fotografi ini. Beberapa istilah tersebut akan coba saya deskripsikan sebagai berikut :

istilah dalam ilmu fotografi

APERTURE

Aperture adalah lingkaran diafragma, ia adalah yang terbuka pada saat cahaya masuk kedalam kamera. Aperture sangat mempengaruhi ketajaman gambar atau objek yang dibidik. Selain itu, aperture juga bisa jadi solusi untuk menambah cahaya yang kurang dalam memotret.

BACKLIGHT

Backlight adalah istilah jika cahaya yang ada di belakang objek mengganggu. Cahaya tersebut akan mengganggu bagian depan objek, sehingga bayangan hitam dari matahari akan membuat objek terlihat gelap. Backlight biasanya terjadi jika kita memotret melawan matahari.

BACKGROUND

Background merupakan objek yang ada di belakang foto, kebalikan dari foreground. Contohnya jika kita memotret objek dengan latar belakang gedung. Gedung yang ada di foto itulah yang dimaksud dengan background. Contoh lainnya kita foto dengan gambar latar di belakang kita pemandangan alam, gunung, hutan, dan lain-lain.

BIRD EYE VIEW

Bird Eye View adalah Aangle dalam fotografi. Sudut pandangnya sama seperti yang dilihat oleh burung yang sedang terbang, jadi posisi kamera berada di atas objek dan menangkap semua objek yang ada di bawahnya. Sederhananya kita foto objek dengan posisi kamera berada di atas objek yang akan kita foto.

BULB MODE

Bulb mode adalah mode ketika seorang fotografer yang menentukan sendiri sampai kapan rana terbuka. Ketika memakai mode ini, shutter speed sama sekali tidak ada. Jika di tahan terus tombolnya, maka jendela rana akan terus terbuka (rana=bukaan kamera). Biasanya mode ini digunakan untuk memotret malam hari da menjadikan cahaya lampu kendaraan seperti garis lurus yang bercahaya. Banyak fotografer mengkreasikan cahaya membentuk pola tertentu sehingga bernilai seni. Untuk teknik Bulb ini sudah kita bahas pada artikel sebelumnya.

BRACKETING

Ini merupakan sebuah teknik dalam fotografi. Kita mengambil objek yang sama di sudut yang sama beberapa kali, namun dengan pencahayaan yang berbeda. Ini biasanya dimaksudkan untuk memberikan pengambilan gambar yang sama menggunakan pengukuran pencahayaan yang berbeda. Biasanya hasil yang berbeda ini akan disatukan nanti lewat olah digital, selain bracketing cahaya, ada pula brackating focus.

CAPTIONS

Captions adalah tulisan dari sebuah foto. Ia menjelaskan apa yang tidak bisa kita lihat di foto, umumnya dipakai pada foto jurnalistik. Pada dasarnya, foto menjelaskan banyak hal. Tetapi tetap saja ada beberap hal yang tidak bisa dijelaskan oleh sebuah foto.

CANDID

Candid merupakan sebuah foto yang diambil dengan cara diam-diam. Biasanya dilakukan untuk membuat foto yang sangat natural. Objek tidak di-direct, dibiarkan melakukan apa yang dia suka. Dan dari jarak yang nyaman, si fotografer memotret. Yang paling penting dari ini semua, objek harus sadar ia tidak sedang difoto. Jadi si objek merasa nyaman tanpa canggung sama sekali.

CONTINOUS MODE

Ini adalah mode jika tombol pelepas rana ditekan terus menerus, maka kamera akan mnembak secara terus menerus. Ini biasanya dipakai dalam memotret olahraga atau kejadian-kejadian lain yang tidak akan ketinggalan momen.

FOCUS OF INTEREST

Focus of interest adalah bagian dalam frame yang paling menari perhatian mata. Jika kita memotret model misalnya, focus of interest dari frame itu adalah sang model itu sendiri. Karena gerakan atau pose sang model mengalihkan pandangan mata kita terhadap hal-hal lain di sekelilikngnya.

FOCAL LENGTH

Setiap lenda kamera memiliki jarak tersendiri. Mari kita lihat lensa zoom 70-300, angka yang disebutkan itu adalah ukuran yang bisa ditempuh oleh lensa itu sendiri. Jika lensa itu diputar hingga angka 300mm, berarti focal length dari foto tersebut adalah 300mm. Logika sederhananya seperti itu.

FOREGROUND

Secara teori, foto di dalam frame dibagi menjadi beberapa bagian. Foreground adalah bagian yang menjadi muka utama objek yang akan di foto. Ia berada paling depan diantara seluruh frame. Tetapi foreground bukan berarti focus of interest. Bisa saja objek yang ada di depan bukan merupakan objek utama dari sebuah foto.

GRAIN

Grain adalah noise yang tercipta dalam file digital. Ini sangat mengganggu, biasanya berupa bintik-bintik yang mengganggu objek. Grain tercipta karena cahaya yang kurang, grain juga biasanya dapat tercipta ketika ISO yang digunakan sangat tinggi. Salah satu tips untuk menghindari grain adalah dengan memakai penerangan yang cukup dalam memotret.

LOW ANGLE

Low angle merupakan salah satu cara mengambil gambar dalam fotografi. Kamera ditempatkan di bawah objek, untuk mengambil objek yang berada di atas. Pengambilan angle seperti ini akan menimbulkan kesan bahwa objek lebih tinggi daripada aslinya.

LENS FLARE

Lens flare merupakan efek yang ditimbulkan ketika cahaya matahari memantulkan ke lensa. Efek ini akan timbul ketika kamera diarahkan ke matahari atau matahari masuk ke dalam frame. Lens flare sendiri bisa bisa timbul menjadi dua efek, yang pertama akan membuat kontras dan saturasi wana menjadi berkurang. Selain itu, dapat menimbulkan efek seperti “bintang”. Ini adalah hasil dari matahari tersebut.

DEPTH OF FIELD

Depth of field adalah ketajaman ruang yang disebabkan oleh bukaan diafragma. Akan terlihat jelas jika foreground dan background letaknya cukup jauh. Permainan depth of field akan menghasilkan ketajaman yang berbeda antara objek satu dan yang lainnya. Jika nomor diafragma yang dipakai kecil, maka ketajaman ruang antara foreground dan background akan sangat berbeda.


MEDIUM SHOOT

Sebuah teknik pengambilan gambar yang dilakukan dengan mengambil objek dari pinggul hingga ke atas. Kamera dibiarkan berada pada jarak menengah dan latar belakang dari ini semua dihindari. Medium shoot ini seringnya digunakan untuk memotret objek manusia.

MAGIC HOUR

Magic hour adalah waktu ketika cahaya matahari sangat bersahabat dengan fotografer. Maksudnya adalah cahaya matahari tidak menimbulkan shadow maupun highlight yang tidak berlebihan, cahaya yang datang pada objek sangat lembut. Magic hour memiliki waktu yang singkat, biasanya ada pada pagi hari antara jam 6 sampai 8 pagi dan sore hari sebelum matahari terbenam.

MONOCHROME

Monochrome adalah istilah bagi warna dalam fotografi. Monochrome adalah hasil foto yang di dalamnya didominasi oleh tidak lebih dari dua warna. Foto-foto dengan warna hitam putih dan sepia termasuk ke dalam jenis monochrome.

UNDER

Ini merupakan istilah bagi cahaya yang kurang terang, biasanya dalam melakukan pengukuran cahaya, sang fotografer menyesuaikan dengan hasil yang di inginkannya. Apabila under, berarti cahaya yang masuk kurang banyak, sehingga menimbulkan banyak shadow dalam foto.

OVER

Ini kebalikan dari under, karena cahaya yang masuk ke dalam kaera sangat banyak, maka akan menimbulkan highlight yang berlebih. Biasanya foto akan terlihat sangat terang dan tidak wajar cahayanya.

RETOUCH

Retouch adalah melakukan koreksi ulang pada warna, cahaya dan foto. Pada saat masih memakai film, retouch dilakukan dalam kamar gelap. Tetapi pada dunia digital sekarang ini, retouch dilakukan melalui software.

RULE OF THIRD

Dalam dunia fotografi, rule of third adalah bagian dari teknik penempatan objek. Teknik ini biasanya disebut sebagai komposisi dalam foto, ini akan membuat foto enak dilihat. Teknik ini juga termasuk dalam mengatur objek ke dalam satu frame dengan posisi mengacu pada rule of third. Teknik membagi foto menjadi tiga bagian komposisi yang akhirnya objek ditempatkan di salah satu dari ketiga bagian itu.

SATURATION

Sebenarnya ini adalah istilah dalam warna. Saturation adalah ukuran bagi warna dari abu-abu hingga warna yang variatif. Logika mudahnya adalah seperti ini, saturasi yang rendah akan mengeluarkan warna yang cenderung pucat dalam foto, seperti hitam-putih. Sedangkan saturasi yang tinggi akan menghasilkan warna yang lebih variatif dan cerah.

SELF TIMER SHOOTING

Anda sedang pergi piknik dan ingin foto bersama teman-teman tapi semuanya harus masuk dalam frame, mode self timer shooting adalah mode yang pas untuk melakukan hal ini. Self timer adalah mode ketika kamera akan memotret secara otomatis. Biasanya, setiap kamera memiliki mode ini, dengan mode waktu pemotretan yang bisa diubah sesuai dengan keinginan kita.

SHARPNESS

Ketajaman gambar, sangat menentukan bagaimana detail-detail yang ada di sebuah objek bisa terlihat. Sharpness sangat tergantung pada pengaturan dan bawaan kamera. Tetapi saat ini, sharpness bisa diatur melalui software editing foto mialnya dengan photoshop dan photoscape.

SNAPSHOOT

Cara pengambilan objek secara spontan. Tidak ada direct dari sang fotografer, jadi model yang dipotret bergaya secara natural. Biasanya teknik ini dipakai untuk foto jurnalistik, yang membedakannya dengan candid, adalah objek tau bahwa ia sedang dalam sesi pemotretan. Diperlukan model yang percaya diri, tidak canggung, sehingga ketika di foto terlihat natural.

SOFTBOX

Softbox adalah salah satu peralatan dalam fotografi studio, bentuknya seperti box (kotak) yang dipakai untuk melindungi lampu. Fungsi utamanya adalah meratakan cahaya yang dikeluarkan dari lampu, ia adalah salah satu diffuser selain payung.

THROUGH THE LENS MATERING (TTL)

Adalah sistem pengukuran cahaya melalui lensa. Biasa juga disebut OTF (Off the Film Matering). Kamera harus terisi film untuk mendapatkan pengukuran yang akurat atau dengan cara lain, yaitu menggantikannya dengan kertas buram yang di letakkan pada jendela lintas film yang harus menutupi seluruh jendela tersebut. Jika tidak, maka akan mendapatkan kalkulasi pengukuran yang salah karena sensor di dlama kaera akan membaca pelat hitam penekan film.

VIEW FINDERS

View finders merupakan bagian dalam kamera yang berfungsi bagi kita untuk melihat objek.pada saat kita meletakkan mata kita pada jendela yang berfungsi untuk mengintip objek, itulah yang disebut dengan viewfinders.

VIGNETTE

Vignette merupakan efek yang tercipta dalam sebuah foto. Seperti warna yang memudar di ujung frame. Ada beberapa hal yang menyebabkan ini bisa terjadi, pengaruh lensa, kamera atau pengaruh cahaya yang jatuh ke lensa.

WORM EYE

Angle pengambilan gambar dari permukaan tanah. Jadi sudut pandang kamera seperti sudut pandang mata cacing yang sedang bergerak. Hasilnya akan sangat unik. Sang objek akan terlihat sangat tinggi. Ini adalah angle pengambilan yang cukup ekstrem, diperlukan kalkulasi dan feeling yang baik untuk mendapatkan hasil yang menarik.





Sumber :  Fotografi untuk pemula & orang awam secara otodidak by Rangga A.

Baca Juga Apa Itu DSLR? Harga DSLR Canon Per Januari 2014 Harga DSLR Nikon Per Januari 2014 Harga Lensa DSLR Canon 2014 Apa Itu Fotografi? Istilah Dalam Fotografi Segitiga Exposure DSLR Canon 1100D (Rebel T3) DSLR Canon EOS 60D DSLR Canon EOS 600D DSLR Nikon D5200 DSLR Nikon D3200 DSLR Canon EOS 700D (Rebel T5i) DSLR CANON 1DX Canon EOS 5D Mark III Canon EOS 70D WiFi NIKON D3300 DSLR NIKON D5300 DSLR NIKON D3100 DSLR CANON EOS 100D Rebel SL1 DSLR NIKON D7000 DSLR Nikon D3200 DSLR Canon EOS 700D (Rebel T5i) DSLR CANON 1DX Canon EOS 5D Mark III Canon EOS 70D WiFi NIKON D3300 DSLR NIKON D5300 DSLR NIKON D3100 DSLR CANON 6D LENSA PRIME atau Fixed DSLR CANON 1200D LENSA TELE SHUTTER COUNT JENIS FLASH Fotografi Macro BULB LEVITASI Jump Shot PROSUMER VS DSLR MIRRORLESS DSLR CANON 1200D KODAK PELOPOR INDUSTRI FOTOGRAFI Fotografi Digital TOKOH FOTOGRAFI Genre Fotografi JENIS KAMERACara PIlih KameraISTILAH